We agree to disagree

“Let’s agree to disagree”
Boris The Animal – M.I.B III 

Well, being quite a while di komunitas, sering jalan – jalan sama temen – temen, dan terutama kerja bareng anak – anak di UKM  ternyata ngajarin gw banyak halmulai dari hal yang berguna…,

sampe yang bener – bener absurd dan useless… (tapi fun!~ huehehe).

cuma kayanya pelajaran yang terpenting yang bisa gw petik adalah :
kita harus  cukup bijak untuk bilang  “ga semua orang kaya gw, dan ga semua pendapat gw itu bisa diterima orang lain.”

kedengerannya simple, tapi pas dijalanin ternyata luar biasa susah XD
hahaha :p

pada dasarnya semua orang itu berbeda..,
ilmu psikologi dibuat untuk mencoba mengkotak – kotakkan kita menjadi kepribadian – kepribadian tertentu yang dirasa  dominan di dalam diri kita. Tapi untuk setiap gelintiran – gelintiran kecil lainnya? itu yang membuat kita unik.

hasil test psikologi orang bisa sama persis, contohnya: saya tipe INTP :
(http://www.mypersonality.info/personality-types/intp/)

dan banyak teman – teman saya lainnya yang bertipe INTP juga…, terus apakah pikiran kira selalu sejalan? well… NO.

contoh lainnya, saya phlegmatic – sanguin…, teman saya ada yang mirip dengan saya… apakah kami ga pernah beda pendapat? well…. NO.

semakin saya memperhatikan, semakin saya sadar… bahwa seluruh ACTION yang diperbuat oleh manusia pasti mempunyai  REASON.

ada terlalu banyak variabel untuk menjelaskan kenapa seseorang memutuskan hal ini atau melakukan hal itu…, variabel – variabel yang mungkin make sense untuk kita, mungkin juga tidak.

variabel – variabel ini biasanya didasari oleh prioritas yang berbeda – beda, cara approach akan masalah yang berbeda – beda,  yang diakibatkan oleh pengalaman dan pengetahuan yang berbeda pula , dan mungkin ada banyak hal yang benar – benar tidak bisa kita  terima, namun ternyata malah menjadi prioritas terbesar untuk orang lain.

saat keadaan itu datang? well i would say that it’s best to say “we agree to disagree”.

terus approach mana yang biasanya dipakai? approach saya kah? atau approach dia yang mungkin memang benar – benar berbeda dengan approach saya?

biasanya sih dalam dunia kerja, yang jabatannya lebih tinggi lah yang jawabannya di ambil.  kenapa? karena kalo ga ada keputusan yang diambil, kita ga akan pernah maju untuk apapun.
you can also try to stand out and fight for your opinion and approach! dan jadilah sangat bersyukur kalo pada akhirnya kita bisa mengubah cara pikir dan approach nya sesuai yang kita inginkan.
(but maaannnn! that’s one hell of a job!   Try it!    i dare you!! hahaha XD)

yang jadi masalah adalah, saat kita tidak berhasil, apakah kita bisa cukup bijak untuk melihat sisi positif dari approach orang lain, dan berjuang membela approach orang lain tersebut? (meskipun kita sendiri punya approach lain yang mungkin , menurut kita , lebih baik dari approach dia?).

kemampuan untuk menelan dan menerima approach orang lain dalam penyelesaian masalah lah yang melatih kita untuk lebih humble. dan percayalah, bahwa meskipun sulit, kita akan di respect oleh orang lain karena siap menerima approach yang tidak sesuai dengan diri kita.

taip kalau benar – benar tidak sesuai dengan prinsip? siap – siap saja menelan pil pahit.

atau mungkin mau consider buat “kabur” dan berjuang sendiri? why not? 😉

This Is Me.

Advertisements
This entry was posted in Work....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s